Text
SKRIPSI PENGARUH EKSTRAK DAUN JERUK PURUT (Citrus hytrik) PADA SABUN SUSU KAMBING TERHADAP KADAR AIR, ALKALI BEBAS, STABILITAS BUSA, DAN HOMOGENITAS
ABSTRAK
LINDA WIDYA SHINTANINGRUM. Pengaruh Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus hytrik) pada Sabun Susu Kambing terhadap Kadar Air, Alkali Bebas, Stabilitas Busa, dan Homogenitas. Dibimbing oleh LILIS HARTATI dan SUTARTO.
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mengkaji pengaruh penambahan ekstrak daun jeruk purut terhadap mutu sabun padat susu kambing, meliputi kadar air, alkali bebas, stabilitas busa, dan homogenitas. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan, yaitu P0 (tanpa ekstrak daun jeruk purut), P1 (penambahan ekstrak daun jeruk purut 3,5%), dan P2 (penambahan ekstrak daun jeruk purut 7%). Bahan yang digunakan meliputi minyak kelapa, minyak zaitun, minyak jagung, NaOH, susu kambing, dan ekstrak daun jeruk purut. Hasil menunjukkan bahwa penambahan ekstrak tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, stabilitas busa, dan homogenitas. Seluruh perlakuan menghasilkan sabun dengan kadar air yang masih dalam batas standar mutu sabun padat yaitu ≤15%, stabilitas busa berada di atas batas minimum 60 %, serta tekstur yang homogen tanpa partikel. Penambahan ekstrak berpengaruh nyata terhadap peningkatan kadar alkali bebas yang melebihi batas maksimum 0,1%. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan ekstrak daun jeruk purut berpotensi digunakan sebagai bahan tambahan alami dalam sabun susu kambing karena mampu mempertahankan kualitas fisik produk. Sejalan dengan itu, diperlukan perbaikan formulasi untuk mengendalikan jumlah basa agar kadar alkali bebas menurun.
Kata kunci: daun jeruk purut, sabun susu
Tidak tersedia versi lain