Text
SKRIPSI PENGARUH INSTRUMEN PEMBAYARAN NON TUNAI, SUKU BUNGA, DAN INFLASI TERHADAP PERMINTAAN UANG KARTAL DI INDONESIA TAHUN 2015-2024
ABSTRAK
Perkembangan sistem pembayaran digital di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah mendorong pergeseran pola transaksi masyarakat dari penggunaan uang tunai ke non tunai. Namun demikian, permintaan uang kartal masih menunjukkan kecenderungan yang tetap tinggi, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas instrumen non tunai dalam mengurangi penggunaan uang kartal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kartu debit, kartu kredit, dan e-money, serta suku bunga dan inflasi terhadap permintaan uang kartal di Indonesia periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series yang diperoleh dari publikasi resmi. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) untuk melihat hubungan jangka pendek dan jangka panjang antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek kartu debit berpengaruh positif signifikan, kartu kredit berpengaruh negatif signifikan, e-money berpengaruh negatif tidak signifikan, suku bunga berpengaruh positif tidak signifikan, dan inflasi berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap permintaan uang kartal. Sementara itu, dalam jangka panjang kartu kredit dan emoney berpengaruh positif signifikan, suku bunga berpengaruh negatif signifikan, sedangkan kartu debit dan inflasi tidak berpengaruh signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perkembangan sistem pembayaran non tunai dan kebijakan moneter memiliki peran penting dalam memengaruhi permintaan uang kartal di Indonesia.
Kata Kunci : Permintaan Uang Kartal, Transaksi Non Tunai, Suku Bunga, Inflasi
Tidak tersedia versi lain