Text
SKRIPSI PENGARUH MODEL AIDA (ATTENTION, INTEREST, DESIRE, ACTION) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SKINCARE MELALUI TIKTOK
ABSTRAK
Penggunaan media sosial di Indonesia terus meningkat dan memunculkan fenomena social commerce. TikTok menjadi aplikasi social commerce pilihan masyarakat Indonesia karena menghadirkan beragam fitur interaktif dan promosi menarik yang memungkinkan pemasaran dan transaksi dalam satu platform. Indonesia sendiri menempati posisi kedua dunia dalam hal keterjangkauan cakupan iklan TikTok, menjadikannya peluang pemasaran yang sangat potensial. Dalam kategori FMCG, produk perawatan dan kecantikan mendominasi penjualan di platform ini, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap produk skincare. Namun, data Top Brand dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan belum adanya pemimpin pasar yang stabil di industri skincare, mengindikasikan tingginya persaingan di sektor ini. Kondisi tersebut menuntut perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran yang kreatif, salah satunya melalui model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Di sisi lain, masih terdapat kesenjangan hasil penelitian mengenai pengaruh model AIDA terhadap keputusan pembelian produk skincare melalui TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komponen model AIDA terhadap keputusan pembelian konsumen produk skincare di TikTok. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden yang merupakan pengguna TikTok sekaligus konsumen produk skincare. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 31 melalui uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interest, desire, dan action berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan attention tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk skincare melalui TikTok.
Kata kunci: social commerce, TikTok, model AIDA, keputusan pembelian, skincare
Tidak tersedia versi lain