Text
SKRIPSI HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN PENGUASAAN KONSEP SAINS SISWA SMP
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya penguasaan konsep sains siswa, kurangnya perhatian guru terhadap perbedaan karakteristik gaya belajar siswa, serta hubungan gaya belajar dan penguasaan konsep yang masih dilihat dari segi hasil akhir. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik siswa dalam pembelajaran sains; menganalisis upaya guru dalam memfasilitasi keberagaman gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik siswa dalam proses pembelajaran sains; menganalisis aktivitas belajar siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik selama proses pembelajaran sains; menganalisis kemampuan penguasaan konsep sains siswa pada masing-masing gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik; dan menganalisis hubungan gaya belajar visual, auditori, kinestetik dengan kemampuan penguasaan konsep sains pada siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII G, H, dan I di SMP Negeri 1 Temanggung. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII H dan kelas VIII I yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling melalui angket gaya belajar. Analisis data yang digunakan untuk menentukan pola hubungan dari data yang terkumpul menggunakan analisis tematik induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gaya belajar yang mendominasi pada kedua kelas yaitu siswa dengan gaya belajar auditori. Namun, hal ini bertentangan dengan pernyataan guru dari hasil wawancara yang mengatakan siswa lebih menyukai kegiatan praktik. (2) Hasil observasi siswa dan hasil wawancara siswa menunjukkan kesesuaian gaya belajar dengan karakteristik gaya belajarnya. Hasil observasi guru juga menunjukkan strategi mengajar yang menyesuaikan dan memenuhi setiap gaya belajar siswa. (3) Hasil rata-rata nilai tes kemampuan penguasaan konsep secara keseluruhan yang paling tertinggi yaitu pada siswa dengan gaya belajar kinestetik dengan rata-rata nilai 83. Hasil tersebut terlihat bertolak belakang, tetapi saat dihubungkan dengan Kerucut Pengalaman Dale terbukti masih memiliki hubungan. Hasil akhir penelitian mengungkapkan gaya belajar dengan kemampuan penguasaan konsep siswa tidak memiliki hubungan yang langsung terikat atau dipengaruhi adanya faktor pengaruh lain. Saran dari penelitian ini diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengamati faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterkaitan gaya belajar terhadap kemampuan penguasaan konsep siswa.
Tidak tersedia versi lain