Text
SKRIPSI PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA
Kemampuan pemecahan masalah matematis termasuk salah satu kemampuan
penting yang mesti dikuasai siswa dalam belajar matematika. Namun pada
kenyataannya, kemampuan ini masih terbilang rendah. Hal tersebut tak lepas dari
proses pembelajaran yang belum sepenuhnya mendorong siswa untuk berpikir aktif
dan ikut serta dalam menyelesaikan persoalan. Atas dasar itu, diperlukan model
pembelajaran yang mampu mengajak siswa berperan aktif selama proses belajar
berlangsung. Model Creative Problem Solving (CPS) dan Problem Based Learning
(PBL) dipilih lantaran keduanya dapat membantu siswa mengasah kemampuan
pemecahan masalah matematis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui
besarnya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis setelah
penerapan model CPS dan PBL, sekaligus membandingkan pengaruh dari kedua
model tersebut terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode
eksperimen semu (quasi experiment), menggunakan desain non-equivalent pre-test
post-test control group design. Lokasi penelitian berada di SMA Negeri 1 Grabag,
dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian
melibatkan dua kelas, yakni kelas X-E3 dengan 35 siswa dan kelas X-E7 dengan
34 siswa, yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Adapun
instrumen yang dipakai mencakup soal tes kemampuan pemecahan masalah
matematis, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data
mencakup tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data dimulai
dengan uji prasyarat, yaitu uji normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan
dengan paired sample t-test untuk menguji hipotesis pertama dan kedua, serta
independent sample t-test untuk menguji hipotesis ketiga.
Tidak tersedia versi lain