Text
SKRIPSI ANALISIS REDUKSI SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE SANDBLASTING
Sampah organik masih menjadi permasalahan lingkungan yang serius akibat pengelolaan yang belum optimal, khususnya dari aktivitas rumah tangga, pasar, dan industri makanan. Penumpukan sampah organik dapat menyebabkan pencemaran udara, tanah, dan air serta meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Metode pengurangan sampah yang konvensional dinilai kurang efektif dan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan metode alternatif yang lebih efektif dalam mereduksi sampah organik. Penelitian sebelumnya mengenai sandblasting umumnya berfokus pada pembersihan dan perlakuan permukaan material, sedangkan penerapannya dalam reduksi sampah organik masih jarang diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan udara dan jenis media abrasif terhadap reduksi massa dan volume sampah organik menggunakan metode sandblasting. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan limbah buah busuk berupa pir, jambu, dan apel sebagai spesimen uji. Media abrasif yang digunakan adalah pasir pantai dan walnut shell dengan variasi tekanan 140 psi, 160 psi, dan 180 psi. Proses sandblasting dilakukan menggunakan metode dry sandblasting selama 5 detik. Pengukuran massa dan volume dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan untuk mengetahui persentase reduksi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sandblasting mampu mereduksi massa dan volume sampah organik. Semakin tinggi tekanan yang digunakan, maka hasil reduksi semakin besar. Media pasir pantai menghasilkan reduksi yang lebih tinggi dibandingkan walnut shell karena memiliki sifat abrasif yang lebih kuat. Hasil reduksi tertinggi diperoleh pada tekanan 180 psi menggunakan media pasir pantai. Sampah apel menunjukkan reduksi massa terbesar, yakni dengan rerata reduksi sebesar 42%, sedangkan sampah pir menunjukkan reduksi volume terbesar yakni dengan rerata reduksi sebesar 25,7% akibat teksturnya yang lebih lunak dan kandungan air yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode sandblasting berpotensi digunakan sebagai alternatif reduksi sampah organik, dengan kombinasi tekanan tinggi dan media pasir pantai memberikan hasil paling efektif.
Tidak tersedia versi lain