Text
SKRIPSI EVALUASI TRANSPORTASI ANGKUTAN UMUM PEDESAAN KABUPATEN BANJARNEGARA
Tingginya kepemilikan dan penggunaan kendaraan pribadi, disertai
berkembangnya layanan transportasi online, telah menyebabkan pergeseran
preferensi masyarakat dalam memilih moda transportasi, sehingga penggunaan
angkutan umum cenderung mengalami penurunan.
Metode yang digunakan meliputi metode Importance-Performance Analysis
(IPA) untuk menganalisis hasil data kuesioner karakteristik pengguna angkutan
umum. Mengevaluasi kinerja operasional angkutan umum dengan menganalisis
headway, load factor, kecepatan perjalanan dan waktu sirkulasi. Serta menghitung
Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dari kendaraann pribadi menggunakan
metode Pacific Consultant International (PCI) yang dibandingkan dengan tarif
biaya perjalanan menggunakan angkuta umum yang telah ditetapkan oleh
pemerintah Kabupaten Banjarnegara.
Hasil penelitian menunjukkan dominasi pengguna kendaraan pribadi
membuat minat masyarakat menggunakan angkutan umum tergolong rendah. Hal
ini dibuktikan oleh nilai load factor pada empat trayek yang sangat kecil, yaitu
masing-masing berkisar antara 22,96% hingga 30,41%, jauh di bawah standar ideal
60%. Padahal, evaluasi kinerja menunjukkan indikator headway, kapasitas, dan
waktu sirkulasi telah memenuhi standar, bahkan kecepatan perjalanan melebihi
target. Faktor utama kelemahan angkutan pedesaan adalah waktu tempuh yang
lebih lambat dibanding kendaraan pribadi. Meskipun perhitungan Biaya
Operasional Kendaraan (BOK) metode PCI menunjukkan angkutan pedesaan lebih
ekonomis, selisih biaya tersebut menjadi tidak signifikan jika kendaraan pribadi
digunakan secara optimal.
Tidak tersedia versi lain