Text
SKRIPSI DESAIN DAN REKAYASA SISTEM PENDINGIN DAN PEMANAS BIOREAKTOR FERMENTASI KOPI TIPE HORIZONTAL KAPASITAS 200 KG PER BATCH
Bioreaktor merupakan salah satu alternatif teknologi yang dapat membantu petani dalam pengolahan biji kopi pascapanen, yaitu pada tahap fermentasi. Bioreaktor didukung oleh tabung pemanas dan pendingin sebagai suplai air panas dan dingin untuk menjaga kestabilan suhu selama proses fermentasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik distribusi temperatur pada proses fermentasi kering dan basah. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan numerik, pemodelan, dan simulasi. Perhitungan numerik menggunakan persamaan Log Mean Temperature difference (LMTD) untuk mengetahui panjang coil, sehingga bisa dimodelkan menggunakan software SolidWorks 2024 dan disimulasikan menggunakan software ANSYS Workbeanch 2025 R1. Berdasarkan perhitungan numerik, panjang coil pemanas dan pendingin sepanjang 22,03 m dan 15,5 m. Hasil simulasi menggunakan software ANSYS menunjukkan bahwa sistem pemanas mampu memanaskan air dari suhu 27℃ menjadi 48℃ pada outlet, sementara tabung pendingin mampu mendinginkan air dari suhu 27℃ mencapai suhu outlet 21,3℃. Untuk komponen bioreaktor tipe horizontal dengan kapasitas 200 Kg, simulasi dilakukan untuk menentukan ratarata suhu reaktor mencapai 30℃-40℃. Pada fermentasi kering, rentang waktu pemanasan antara 2,5 menit hingga 8,6 menit, sementara pada proses pendinginan adalah 41,6 menit. Sedangkan pada fermentasi basah, rentang waktu pemanasan antara 28,3 menit hingga 1,6 jam, sementara pada proses pendinginan adalah 5,5 jam.
Tidak tersedia versi lain