Text
SKRIPSI AKTIVITAS DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KETAPANG (Terminalia catappa) TERENKAPSULASI DAN SUPERNATAN BAKTERI ASAM LAKTAT SEKUM ITIK TERHADAP BAKTERI PATOGEN
ABSTRAK
RIFKY AULIA RACHMAN. Aktivitas Daya Hambat Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia catappa) Terenkapsulasi dan Supernatan Bakteri Asam Laktat Sekum Itik Terhadap Bakteri Patogen. Dibimbing oleh PRADIPTA BAYUAJI PRAMONO dan RAHAYU WULAN.
Larangan penggunaan antibiotik mendorong penggunaan fitobiotik sebagai alternatif seperti daun ketapang (Terminalia catappa) dan posbiotik bakteri asam laktat untuk meningkatkan kesehatan pencernaan. Perlakuan enkapsulasi dilakukan untuk menjaga komponen senyawa daun ketapang dari pengaruh lingkungan dan kondisi dalam pencernaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas daya hambat ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa) terenkapsulasi yang ditambahkan dengan supernatan dari bakteri asam laktat sekum itik terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella Typhimurium, Escherichia coli, dan Lactobacillus acidophilus. Metode difusi cakram Kirby Bauer digunakan melalui Rancangan Acak Lengkap (RAL) 12 perlakuan dan 4 ulangan dengan uji Duncan untuk menguji daya hambat bakteri pasca inkubasi di suhu 37 C selama 24 jam. Zona hambat terbesar didapati pada perlakuan ekstrak ketapang terenkapsulasi 1% dan supernatan BAL DS AC2 terhadap S. Typhimurium dengan besar zona 5,18 0,43 mm (indeks 0,86) dan ekstrak ketapang terenkapsulasi 1,5% dan supernatan BAL LS AA12 terhadap E. coli dengan besar zona 4,75 0,27 mm (indeks 0,79). Daya hambat tidak ditemukan terhadap L. acidophilus dari semua perlakuan kombinasi ekstrak dan supernatan. Perlakuan P8 (kombinasi ekstrak daun ketapang terenkapsulasi 1%+supernatan BAL DS AC2) menjadi perlakuan terbaik diantara perlakuan lainnya. Ekstrak daun ketapang disimpulkan dapat digunakan bersamaan dengan bakteri asam laktat asal sekum itik dalam melawan patogen.
Kata kunci: antibakteri, bakteri asam laktat, daun ketapang, enkapsulasi, supernatan.
Tidak tersedia versi lain