Text
SKRIPSI ANALISIS PENGARUH LABA YANG DISETOR PD.BPR BANK PASAR TEMANGGUNG TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 1999-2003
Salah satu jenis Pendapatan Asli Daerah tersebut adalah Bagian laba Perusahaan Daerah BPR Bank Pasar. Di dalam pasal 45 Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2003 tentang Bank Pasar disebutkan bahwa Bagian Laba BPR Bank Pasar yang harus disetor ke Pemerintah Kabupaten sebesar 40% dari laba bersih yang telah disyahkan oleh Bupati. Sedangkan bagian laba lainya diperuntukkan untuk cadangan umum (20%), Cadangan Tujuan (20%), Dana Kesejahteraan (10%) dan Jasa Produksi (10%). Berdasarkan data terakhir pada tahun 2003 lalu, bagian laba usaha BPR Bank Pasar yang disetor ke Kas Daerah adalah sebesar Rp 447,671 juta, atau meningkat 150,22% jika dibanding tahun 2002 yang sebesar Rp 298,009 juta. Setoran laba BPR Bank Pasar dari taun ke tahun memang menunjukkan peningkatan, namun disatu sisi kegiatan pembangunan daerah juga semakin meningkat. Berdasarkan uraian diatas maka penulis mengambil judul : "ANALISIS PENGARUH LABA YANG DI SETOR BPR BANK PASAR TEMANGGUNG TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG PERIODE 1999-2003" Berdasarkan pada uraian dan analisa data yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: bahwa Laba Disetor PD BPR Bank Pasar Temanggung periode 1999 - 2003 meningkat rata-rata per tahun sebesar 508 %, sedangkan jumlah laba yang disetor besarnya rata-rata perkembanangan pertahun sebesar Rp. 528.000.000. Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Temanggung meningkat rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 158 % sedangkan rata-rata pertumbuhan pertahun sebesar Rp. 178.000.000. Dari hasil perhitungan regresi sederhana antara laba disetor terhadap pendapatan asli daerah maka dapat diperoleh hasil persamaan regresi Y = 1.671,51 + 73,09 X dan setelah diuji dengan menggunakan uji t dengan tingkat signifikan 5%, maka diperoleh hasil thitung dalam kurung 2,98 lebih dari ttabel dalam kurung 2,447 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa berarti ada peran positif dan bermakna dari laba disetor terhadap pendapatan asli daerah periode 1999 sampai dengan 2003. Apabila tidak ada pertambahan laba disetor maka rata-rata pendapatan asli daerah yang diterima adalah sama dengan 73,09. Apabila ada pertambahan laba disetor sebesar 1 satuan maka rata-rata pendapatan asli daerah akan bertambah sebesar 1.671,51
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain