Text
SKRIPSI ANALISIS MESIN PENGIRIS MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK 1/4 HP DENGAN VARIASI SUDUT PISAU DAN BEBAN PENDORONG TERHADAP KETEBALAN IRISAN
ABSTRAK
Tempe kedelai merupakan makanan tradisional yang telah lama dikenal di Indonesia. Salah satu olahan tempe yang memiliki nilai ekonomis yaitu kripik tempe. UKM produsen kripik tempe masih menggunakan cara tradisional. Tujuan perancangan mesin pengiris tempe ini adalah untuk meningkatkan hasil produksi kripik tempe dengan variasi sudut pisau 10 deg 20 deg dan 30 deg serta variasi beban pemberat 2 kg, 3 kg dan 4 kg.
Metode pengujian dengan pengirisan tempe dilakukan sebanyak 5x. Setelah dilakukan pengujian, kemudian massa hasil irisan tempe berdasarkan kriteria A (hasil irisan utuh 75-100%), kriteria B (hasil irisan setengah utuh 40-74%), kriteria C (hasil irisan kurang dari setenngah utuh ukuran kurang dari 40%), kriteria D (tidak teriris). Selanjutnya, dapat dihitung kapasitas tempe hasil pengujian.
Hasil yang diperoleh berupa prototipe mesin pengiris tempe dibuat dengan menggunakan motor penggerak 1400 rpm yang di rangkai dengan 3 pulley penggerak sehingga diperoleh keepatan putaran pisau pengiris 117 rpm. Mesin pengiris tempe ini menggunakan 3 pisau pengiris yang dapat diatur tebal tipis hasil irisannya, dengan variasi sudut pisau 10 deg 20 deg dan 30 deg serta variasi beban pendorong tempe 2 kg, 3 kg dan 4 kg. Pengaruh variasi sudut pisau terbaik pada sudut 30 deg dibanding sudut pisau 10 deg dan 20 deg karena menghasilkan 258.854 gr kriteria A. Tebal irisan 2 mm menggunakan sudut pisau 30 deg lebih efektif dari segi kriteria irisan tempe sempurna dan dari segi ukuran tempe yang rusak. Beban pendorong 3kg terhadap hasil irisan 2 mm kurang efektif, walaupun hasil irisan dengan kriteria A lebih banyak dibanding tebal irisan 1 mm dan 1.5 mm, karena hasil irisan tempe terlalu tebal. Beban pendorong 3 kg terhadap hasil irisan 1.5 mm menghasilkan 267.75 gr kriteria A dan 3.16 gr kriteria C, sedangkan tebal irisan 1 mm menghasilkan 265.1 gr kriteria A dan 5.786 gr kriteria C. Pengaruh beban pendorong 3 kg terhadap hasil irisan 1.5 mm lebih efektif karena lebih sedikit menghasilkan kriteria C atau tempe teriris dengan ukuran rusak.
Kata kunci: mesin pengiris, sudut pisau, tebal irisan tempe, beban pendorong tempe.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain