Text
PAPER PEMUPUKAN PADA BAWANG PUTIH (Allium sativum L.)
Bawang putih (Allium ratiyan) merupakan sayuran berumbii lapis yang sering digunakan sebagai bumbu menyedap berberagai masakan, umbi bawang putih memiliki senyawa yang dapat menyembuhkan beberapa macam penyakit juga mencegah serangan jantung dan otak.
Beberapa varietes yang ditanam di Indonesia antara lain Lumbu hijau (900-1100m), Lambu kuning (600-1000m), Gom bloh (1200-1400m), Lumbu putih atau Suren (200m), Tewangmangu (600-1000m) dan Cirebon (600-100km).
Bawang putih merupakan tanaman berbentuk seperti rumput dengan morfologinya yaitu doun bentuk pipih, kelopak daun tipis. Bunganya hanya sebagian atau sama sekali tidak ke luar. Akar bawang putih berbentuk serebut yang berfungei sebagai alat penghisap makanan. Sedangkan umbi bawang putih terdiri dari beberapa bagian yang disebut dengan siung.
Tanaman bawang putih mempunyai syarat-syarat tumbuh tertentu untuk pertumbuhannya. Bawang putih jenis yang berumur pendek memerlukan penyinaran paling panjang 12 jam. Sedangkan untuk jenis yang berumur panjang diperlukan penyinaran lebih dari 12 jam. Suhu yang ideal bagi tumbuhnya tunas antara 20°-25°C. Ketinggian tempat tumbuh bawang putih untuk dataran tinggi 700m sampai lebih dari 100m. Sedeng untuk dataran rendah 200-250m. Curah hujan merupakan faktor yang menentukan karena bawang putih tidek tahan terhadap curah hujan yang tinggi. Untuk tanah yang baik bagi pertumbuhannya yaitu dengen pH antara 6-7.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain