PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar

Beranda Katalog Koleksi Konten Lokal Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi, Laporan Akhir, LKP) Lantai 2

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

SKRIPSI EVALUASI SETTING RELAY OVER CURRENT RELAY (OCR) DAN GROUND FAULT RELAY (GFR) TERHADAP PERUBAHAN DIAMETER PENGHANTAR SUTT 150 KV JEPARA KUDUS LINE 2 GARDU INDUK JEPARA

MUHAMMAD KHILMY MUZACKY - Nama Orang;

Sistem proteksi melindungi sistem tenaga listrik dari gangguan atau beban listrik
yang timbul dari gangguan teknis, gangguan alam, kesalahan operasi, dan faktor
lainnya. Dalam kerjanya relay proteksi perlu dikoordinasikan dengan baik antara
relay satu dengan lainnya agar keandalan sistem tetap terjamin. Relay pengaman
secara otomatis memberikan perintah untuk membuka pemutus tenaga ketika
kondisi abnormal terjadi, supaya bagian yang terganggu bisa dipisahkan dari sistem
normal. Tanpa adanya pemutus tenaga, gangguan hubung singkat yang datang
secara tiba-tiba akan menimbulkan banyak kerusakan yang terjadi pada peralatan
listrik. Salah satu contoh relay proteksi adalah relay OCR dan GFR. OCR (Over
Current Relay) adalah peralatan yang menyisalir atau merasakan adanya gangguan
arus lebih baik yang disebabkan oleh adanya gangguan hubung singkat maupun
beban lebih yang berada dalam wilayah proteksinya (fasa-fasa). Hal ini sama
dengan OCR (Over Current Relay), GFR (Ground Fault Relay) pada dasarnya
mempunyai prinsip kerja memproteksi arus gangguan namun memiliki perbedaan
dalam pengaplikasiannya (fasa-netral), dimana relay akan bekerja apabila relay
merasakan arus gangguan 1 fasa ke tanah di atas nilai settingnya. Berdasarkan hasil
pengujian setting yang baru sudah memenuhi standart yaitu minimal atau paling
lambat 1 detik, kalau dibawah hasil tersebut akan mengganggu setting koordinasi
proteksi lain di bay penghantar. Maka semakin besar arus gangguan yang terjadi,
waktu pemutusan PMT akan semakin cepat sehingga dapat memutus arus gangguan
tersebut. Nilai perhitungan arus gangguan pada jarak 20% waktu penghantar setting
lama adalah 0,712s kemudian pada setting baru memperoleh hasil dengan nilai
1,004s hasil ini yang diinginkan supaya menjadi minimal atau paling cepat 1 detik.


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi ELEKTRO MUZ E 2026
6-UN57.U1-STE-I-2025
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
ELEKTRO MUZ E 2026
Penerbit
MAGELANG : UNIVERSITAS TIDAR., 2026
Deskripsi Fisik
XV;56 HLM;29 CM
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
621.38
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
PRODI_S1_TEKNIK_ELEKTRO
FAKULTAS_FT
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FULL TEXT
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?