Text
SKRIPSI PENGARUH PAJAK DAERAH, RETRIBUSI DAERAH, DAN BELANJA MODAL TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH PADA KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH TAHUN 2019-2023
ABSTRAK
Pelaksanaan desentralisasi fiskal menuntut pemerintah daerah mampu membiayai kebutuhan daerahnya secara mandiri, namun tingkat kemandirian fiskal di Jawa Tengah masih bervariasi, mencerminkan perbedaan kapasitas daerah dalam menggali PAD. Dalam teori desentralisasi fiskal yang digunakan pada penelitian ini, daerah yang diberi kewenangan pengelolaan keuangan seharusnya mampu mengoptimalkan potensi lokal agar tidak bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pajak daerah, retribusi daerah, dan belanja modal terhadap kemandirian keuangan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah pada periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang diperoleh dari Laporan Realisasi APBD, mencakup seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Analisis regresi data panel dilakukan menggunakan Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah, sehingga peningkatan penerimaan pajak belum secara langsung memperkuat kapasitas fiskal daerah. Retribusi daerah berpengaruh negatif dan signifikan, menandakan rendahnya efektivitas retribusi sebagai sumber PAD. Belanja modal juga berpengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa investasi pemerintah daerah dalam bentuk aset jangka panjang belum memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan PAD dalam periode penelitian. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah daerah mengoptimalkan potensi PAD melalui perluasan basis pajak, perbaikan mekanisme pemungutan retribusi, serta pengalokasian belanja modal pada sektor yang lebih produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan penerimaan daerah secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Kemandirian Keuangan Daerah, Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Belanja Modal
Tidak tersedia versi lain