Text
SKRIPSI SISTEM PEMANTAUAN REAL-TIME KONSUMSI LISTRIK MENGGUNAKAN ESP32 DAN INTEGRASI BLYNK DENGAN FITUR CADANGAN DAYA OTOMATIS
Peningkatan konsumsi energi listrik pada sektor rumah tangga yang terus tumbuh dari tahun ke tahun menuntut kehadiran sistem pemantauan yang akurat, berkelanjutan, dan mampu mengelola beban secara otomatis. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan konsumsi listrik realtime berbasis IoT menggunakan arsitektur Dual-ESP32 Master-Slave, di mana ESP32 Master bertugas membaca sensor dan mengendalikan relai, sedangkan ESP32 Slave menangani penyimpanan data, komunikasi cloud, tampilan lokal, dan dasbor HTTP. Sensor ZMPT101B dan SCT013-015 digunakan untuk mengukur enam parameter kelistrikan, tegangan (V), arus (I), daya nyata (P), energi (kWh), faktor daya (PF), dan estimasi biaya listrik (Rp), dengan interval pencatatan lokal setiap 1 detik. Data ditransmisikan melalui komunikasi UART dengan protokol CRC8 Dallas/Maxim untuk keandalan data antar-ESP32, kemudian dikirim ke platform Blynk dan Google Sheets serta disimpan secara lokal pada kartu MicroSD dengan cap waktu dari RTC DS3231. Fitur load shedding otomatis berbasis state machine mengendalikan empat grup relai berprioritas (K0–K3) dengan ambang batas trip ≥1.300 VA dan pemulihan pada ≤1.170 W. Sistem cadangan daya menggunakan modul baterai Li-ion 3S1P 18650 dengan BMS Daly dan rangkaian buck converter XL4015–LM2596 untuk menjamin kontinuitas operasional saat pasokan listrik utama terganggu. Pengujian keandalan sensor menghasilkan nilai MAPE sebesar 0,23% untuk tegangan dan 0,87% untuk arus, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9945 untuk tegangan dan 0,99998 untuk arus, seluruhnya berada jauh di bawah ambang batas toleransi. Pengujian Quality of Service (QoS) jaringan dilakukan pada dua node komunikasi menggunakan Wireshark: traffic ESP32 Master–Blynk Server menghasilkan throughput 335,33 bps, delay 181,95 ms, jitter 593,13 ms, dan packet loss 0,49%; sedangkan traffic ESP32 Slave–Google Sheets API menghasilkan throughput 935,83 bps, delay 183,50 ms, jitter 705,32 ms, dan packet loss 7,62%. Fitur load shedding berhasil diverifikasi secara fungsional pada seluruh skenario pengujian. Sistem penyimpanan data historis tersedia secara berlapis pada MicroSD (resolusi 1 detik) dan Google Sheets (resolusi 10 detik), dengan nilai completeness sebesar 98,98% pada MicroSD dan 98,90% pada server cloud. Sistem pemantauan mempertahankan uptime 100% selama 24 jam pengujian, sementara modul cadangan daya mampu menopang operasional selama 17 jam 3 menit, melampaui estimasi teoretis 9,19 jam, dengan seamless transfer time sebesar 0 detik.
Tidak tersedia versi lain