Text
SKRIPSI CAMPUR KODE DALAM NOVEL PETER KARYA RISA SARASWATI DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN TEKS NOVEL DI SMP
Campur kode merupakan fenomena kebahasaan yang muncul akibat kontak bahasa dalam masyarakat bilingual, termasuk dalam karya sastra seperti novel. Novel Peter karya Risa Saraswati menampilkan campur kode dalam dialog antartokoh melalui penyisipan unsur bahasa Belanda, Inggris, dan Jepang ke dalam bahasa Indonesia, yang berfungsi memperkuat karakterisasi tokoh serta menggambarkan latar sosialhistoris pada masa kolonial. Fenomena tersebut menarik untuk dikaji dari segi bentuk dan faktor penyebabnya, mengingat campur kode dalam novel tidak hanya menjadi variasi bahasa, tetapi juga sarana penyampaian makna sesuai konteks cerita. Berdasarkan fenomena tersebut, rumusan masalah penelitian ini adalah bentuk campur kode apa saja yang terdapat dalam novel Peter karya Risa Saraswati dan faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya campur kode dalam novel tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk campur kode dan faktor penyebabnya dalam novel Peter, sekaligus mengimplementasikan hasil temuan tersebut dalam pembelajaran teks novel di SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek berupa dialog yang mengandung campur kode dan sumber data berupa novel Peter karya Risa Saraswati. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan teknik catat, kemudian dianalisis menggunakan metode agih dan metode padan dengan teknik bagi unsur langsung serta teknik pilih unsur penentu. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bentuk campur kode berupa kata, frasa, ungkapan, dan klausa, sedangkan bentuk baster dan pengulangan kata tidak ditemukan. Faktor penyebab campur kode yang ditemukan meliputi identitas penutur, ragam bahasa, keinginan menjelaskan sesuatu, keterbatasan penguasaan bahasa, ketepatan makna, dan kebiasaan mencampur bahasa. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa campur kode dalam novel Peter berperan penting dalam membangun karakterisasi tokoh, memperkuat latar sosial-budaya-sejarah, serta menyampaikan makna sesuai konteks cerita. Hasil penelitian ini diimplementasikan dalam pembelajaran menulis novel di kelas IX SMP melalui modul ajar berbasis Pembelajaran Mendalam yang mengacu pada Kurikulum Merdeka. Mengingat penelitian ini terbatas pada bentuk dan faktor campur kode, disarankan agar penelitian selanjutnya mengkaji novel Peter dari aspek lain seperti bilingualisme, alih kode, variasi bahasa, atau fungsi campur kode dengan sumber data berbeda agar dapat memberikan kontribusi baru bagi ilmu pengetahuan
Tidak tersedia versi lain