Text
SKRIPSI RELASI KEKUASAAN DALAM NOVEL SI ANAK PEMBERANI KARYA TERE LIYE: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA ANTONIO GRAMSCI DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pembentukan ideologi dan
relasi kekuasaan dalam novel Si Anak Pemberani karya Tere Liye dengan
menggunakan teori sosiologi sastra Antonio Gramsci. Sastra dipandang sebagai
ruang gagasan yang sarat dengan ideologi, di mana interaksi seperti korelasi,
subordinasi, dan kontradiksi terjadi di antara berbagai ideologi.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan novel Si
Anak Pemberani sebagai objek studi material dan teori Gramsci sebagai objek
formal. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka, close reading, dan pencatatan,
kemudian dianalisis menggunakan analisis isi untuk mengungkap praktik-praktik
dominasi dan hegemoni dalam relasi kekuasaan di antara para tokoh novel.
Hasil penelitian menunjukkan adanya praktik-praktik hegemonik dalam
interaksi ideologis, khususnya antara feminisme sebagai ideologi yang subordinat
dan kapitalisme sebagai ideologi yang dominan. Hubungan antara keduanya
terungkap melalui negosiasi yang diindoktrinasi, yang menyebabkan ideologi
subordinat menerima konsensus terselubung. Dengan demikian, kekuasaan
dipertahankan tidak hanya melalui dominasi, tetapi juga melalui hegemoni yang
membentuk kesadaran kolektif.
Tidak tersedia versi lain