Text
SKRIPSI CAMPUR KODE DALAM FILM A NORMAL WOMAN SERTA IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR TEKS NARASI KELAS XII DI SMA
Fenomena campur kode merupakan gejala kebahasaan yang sering ditemukan
dalam masyarakat bilingual, termasuk dalam dialog film. Film A Normal Woman
dipilih sebagai objek penelitian karena menampilkan penggunaan campur kode
yang dipengaruhi oleh latar belakang sosial, budaya, dan situasi komunikasi para
tokohnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor
penyebab campur kode dalam dialog film A Normal Woman serta
mengimplementasikan hasil penelitian sebagai bahan ajar teks narasi kelas XII
SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Data penelitian berupa tuturan yang mengandung campur kode dalam dialog film
A Normal Woman. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik catat,
kemudian dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik Pilah Unsur
Penentu (PUP), sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teori. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa campur kode dalam dialog film A Normal Woman
ditemukan dalam lima bentuk, yaitu penyisipan unsur berwujud kata, frasa, baster,
perulangan kata, dan klausa, dengan bentuk yang paling dominan berupa
penyisipan unsur berwujud kata. Adapun faktor penyebab campur kode meliputi
keterbatasan penggunaan kode, penggunaan istilah yang lebih populer, pembicara
dan pribadi pembicara, topik pembicaraan, fungsi dan tujuan pembicaraan, serta
sekadar bergengsi, dengan faktor penggunaan istilah yang lebih populer sebagai
faktor yang paling dominan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, campur kode
dalam film A Normal Woman menunjukkan adanya pengaruh konteks komunikasi
terhadap penggunaan bahasa para tokohnya yaitu bahasa Inggris, bahasa Jawa, dan
bahasa Sunda. Hasil penelitian selanjutnya diimplementasikan sebagai bahan ajar
berupa modul pembelajaran pada materi teks narasi kelas XII SMA yang dapat
dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang relevan bagi peserta didik.
Tidak tersedia versi lain