Text
SKRIPSI OPTIMALISASI KUALITAS DAGING IKAN LELE (Clarias gariepinus) PADA ZERO WATER EXCHANGE SYSTEM DAN DIBERI PAKAN TERSUPLEMENTASI ZEOLIT
ABSTRAK
MARTA EKA TEGAR LILISTYAWATI, Optimalisasi Kualitas Daging Ikan Lele (Clarias gariepinus) pada Zero Water Exchange System dan Diberi Pakan Tersuplementasi Zeolit. Dibimbing oleh ANDRI NOFREEANA, S.Pi., M.Sc. dan WIDYANTI OCTORIANI, S.Pi., M.Si.
Sistem Zero Water Exchange (ZWES) tanpa pergantian air menyebabkan akumulasi amonia yang menurunkan kualitas daging ikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh suplementasi zeolit dalam pakan dengan dosis berbeda terhadap kualitas daging ikan lele serta menentukan dosis terbaik. Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat kali ulangan, yaitu P0 (tanpa zeolit/kontrol), P1 (1% zeolit/kg pakan), P2 (3% zeolit/kg pakan), dan P3 (5% zeolit/kg pakan). Ikan lele ukuran 10-11 cm dipelihara 45 hari dalam ember yang berisi 20 liter air dengan padat tebar 10 ekor/ember. Parameter yang diamati meliputi kualitas air (suhu, pH, TAN, DO), protein daging, pH daging, edible portion (EP), dan organoleptik. Hasil menunjukkan bahwa suplementasi zeolit tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kualitas air, pH daging, dan organoleptik, namun berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap protein daging dan EP. EP tertinggi pada P2 (38,24%), berbeda nyata dengan kontrol (33,44%), sedangkan protein daging tertinggi pada control (45,33%) dan terendah pada P3 (35,12%). Dosis zeolit 3% efektif meningkatkan EP, namun zeolit melalui pakan belum mampu memperbaiki kualitas air secara signifikan pada sistem ZWE.
Kata kunci: edible portion, ikan lele, kualitas daging, zero water exchange, zeolit
Tidak tersedia versi lain