Text
SKRIPSI EVALUASI PEMANFAATAN KULIT SINGKONG (Manihot esculenta) TERFERMENTASI EM4 TERHADAP PENYERAPAN PROTEIN DAN LEMAK PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus)
ABSTRAK
Ristien Jenanda. Evaluasi Pemanfaatan Kulit Singkong (Manihot Esculenta) Terfermentasi EM4 terhadap Penyerapan Protein dan Lemak pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Dibimbing oleh Tholibah Mujtahidah, S.Pi., M.P. dan Shobrina Qori Tartila, S.Pi., M.Si.
Pertumbuhan Ikan nila dipengaruhi oleh kualitas pakan yang mengandung nutrisi sesuai kebutuhan tubuh ikan. Dalam kegiatan budidaya, biaya pakan mencapai sekitar 60–70% dari total biaya produksi sehingga diperlukan bahan pakan alternatif yang lebih efisien, ekonomis, dan tetap memiliki kandungan nutrisi seimbang. Salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan adalah kulit singkong karena memiliki kandungan protein kasar sebesar 6,78% dan serat kasar sebesar 11,35%. Tingginya kandungan serat kasar dan HCN menyebabkan kulit singkong perlu difermentasi menggunakan EM4 agar kualitas nutrisinya meningkat dan zat antinutrisi menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan kulit singkong terfermentasi EM4 terhadap penyerapan protein dan lemak pada pakan ikan nila. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan enam perlakuan dan empat ulangan, yaitu K, P1 5%, P2 10%, P3 15%, P4 20%, dan P5 25%. Parameter yang diamati meliputi uji proksimat pakan, kadar protein dan lemak, serta retensi protein dan lemak. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kulit singkong terfermentasi EM4 berpengaruh nyata terhadap retensi protein, tetapi tidak berpengaruh terhadap retensi lemak. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 15%. Kulit singkong terfermentasi EM4 berpotensi digunakan sebagai bahan alternatif pakan ikan nila untuk membantu menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrien budidaya.
Kata Kunci: EM4, Ikan Nila, Kulit Singkong, Lemak, Protein
Tidak tersedia versi lain