Text
SKRIPSI OPTIMALISASI PRODUKSI BAKTERI PROBIOTIK Bacillus subtilis UBA1 DENGAN MEDIA MOLASE DAN MADU
ABSTRAK
AYYASH EUNDANG NURUL HAQI. Optimalisasi Produksi Bakteri Probiotik Bacillus subtilis UBA1 Pada Media Molase dan Madu. THOLIBAH MUJTAHIDAH dan MUHAMMAD TRI AJI.
Probiotik dapat menjadi solusi untuk mengatasi lambatnya pertumbuhan ikan beong (Hemibagrus nemurus), dengan memanfaatkan B. subtilis UBA1 yang berasal dari saluran pencernaan ikan dan berpotensi sebagai probiotik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai sumber karbon terhadap populasi dan aktivitas enzimatisnya. Metode Total Plate Count (TPC) digunakan untuk menghitung populasi B.subtilis yang dikultur pada media TSA dengan penambahan molase dan madu pada tiga dosis (1, 2, 3 ml/L) serta kontrol tanpa perlakuan, diamati setiap 4 jam selama 72 jam dan setiap 24 jam hingga bakteri mati. Aktivitas enzimatis dianalisis menggunakan media SMA dan MRSA dengan penambahan Tween 80 dan pati melalui metode difusi cakram (25 µL), dengan hasil diamati setelah 2 × 24 jam berdasarkan diameter zona bening. Hasil penelitian menunjukkan penambahan molase dan madu meningkatkan populasi B. subtilis dibandingkan kontrol, dengan dosis optimal kelompok molase pada TM3 (287 ± 12,5 CFU/ml; masa hidup 40 hari) dan kelompok madu pada TH3 (243 ± 34,2 CFU/ml; 38 hari). B. subtilis mampu menghasilkan enzim protease, lipase, dan amilase, dengan TM3 sebagai perlakuan paling optimal karena menghasilkan populasi tertinggi pada fase logaritmik dan fase kematian paling lama.
Kata kunci: Bacillus subtilis UBA1, Madu, Molase
Tidak tersedia versi lain